Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Maret 2014

Tell Me Why


Long time no blogging! 
Gue lagi addict banget sama lagu yang di atas ini, yep, Tell Me Why.
Ini lagu pertama gue denger tanpa ngerti liriknya sama sekali tapi berhasil bikin gue denger lagu ini nonstop, sampe nyokap gue bosen dan ngomel. "Gak ada lagu lain apa neng?" 
Lagu ini baru rilis, yang nyanyi Woohyun INFINITE dan Key SHINee. 
Dan mereka emang dua makhluk yang suaranya amazing, dan lagu ini makin amazing.
Terus liriknya juga agak-agak ............
Ih plis gue galau mendadak kalo denger ato inget lagu ini, padahal mah gada bahan galauan tapi ini lagu aksjdbasdjbgaoibafakdfabdjkadgajad 
ENAK BANGET
dan liriknya--------nista. galau banget. 
cuma mau share itu aja, lagu ini sampe sekarang masih jadi lagu yang paling pertama gue denger kalo lagi megang hp.
*sangat sangat tidak disarankan untuk mendengar lagu ini ketika sendirian*
**anda bisa tiba-tiba galau tanpa sebab**
//gue lebay banget//

tell me why (toheart woohyun key) - indo sub
Tolong, katakan padaku kenapa, Aku ingin menjadi kuat
Aku tidak ingin kehilanganmu tanpa aku tau alasannya
Seperti bintang-bintang di langit, kau bersinar bagiku
Kalau kau pergi, Aku terjebak dalam kegelapan
Ingin menyentuh ingin mendapatkan petunjuk
Beri aku kesempatan
Kumohon jangan katakan tidak bisa, aku memohon padamu
Mimpi kecil yang tidak akan berkembang
Mimpi kecil yang harus berhenti
Kenapa aku tidak bisa? Aku ingin meneruskannya
Ini jalanku, bermimpi
Jangan halangi aku, bermimpi
Siapa yang berani menghentikan ini?
Ini memusingkan, katakan padaku kenapa, tolong bantu aku untuk mengerti
Ada beberapa hal yang tidak bisa kau dapatkan walau kau menginginkannya
Aku ingin membuat cinta yang berliku ini menjadi lurus kembali
Kalau kau tetap pergi, Aku bisa gila
Ingin menyentuh ingin mendapatkan petunjuk
Percaya padaku sekali lagi
Jangan tinggalkan aku dengan kejam, kumohon
Mimpi kecil yang tidak akan berkembang
Mimpi kecil yang harus berhenti
Kenapa aku tidak bisa? Aku ingin meneruskannya
Ini jalanku, bermimpi
Jangan halangi aku, bermimpi
Siapa yang berani menghentikan ini?
Cinta itu buta
Jangan lewati garis itu, kebohongan itu
Lihat mata dinginmu
Kita benar-benar sudah terpisah jauh, selamat tinggal
Aku menangis tapi aku yakin suatu saat nanti kau akan kembali
Aku berdoa, Aku percaya suatu saat nanti kita akan bahagia
Kenapa kau seperti ini? Jujur, Aku benar-benar membutuhkanmu
Aku berpura-pura kuat, Aku mencoba membuatmu nyaman
Tapi kelemahanku adalah remuk, sakit hati, merobek
Terlihat seperti aku sebaiknya meninggalkanmu
Baiklah, kalau kau ingin pergi, pergilah tapi kembali lagi
Aku tidak tahan, waktuku untuk menangis
Kumohon hentikan, waktuku untuk menangis
Lihat aku, aku menahanmu dengan airmataku
Ini jalanku, bermimpi
Jangan halangi aku, bermimpi
Siapa yang berani menghentikan ini?
Oh laki-laki sepertiku tidak perlu takut di hadapan Cinta
Walau aku kehilangan segalanya, Aku hanya perlu mendapatkanmu
Oh, tidak ada yang bisa melebihi keputusasaan ini
Hany kau satu-satunya, tidak ada lagi
Satu dan satu-satunya
Satu dan satu-satunya
Satu cinta

Selasa, 05 Maret 2013

Kala Hujan

Kala Hujan
Masih satu, masih sama. Tidak ada yang harus berubah. Ketika aku mengingat dan menelusuri kembali jejak-jejak yang telah lama kau tinggalkan.
.


.

"Sera!"

Hangat suaranya yang memanggil namaku, dengan semilir angin musim gugur saat itu, matahari yang hangat dengan keindahan dedaunan kering yang berguguran di antara kita. Masih sangat melekat di ingatanku.

"Kau kemana saja? Hebat sekali kau membuatku menunggu selama dua jam! Kemana saja kau?"

Garis wajah kerasmu ketika memarahiku, suara melengkingmu yang selalu memekakan telingaku. Masih selalu terdengar seperti alunan melodi di telingaku, lembut dan indah. Melodi yang membuat semua orang hanyut akan keindahannya. Ingin ku ulang terus. Walaupun kenyataan yang ada dulu, itu sangat menggangguku.

"Shopping?! Kau menyuruhku datang kesini dua jam yang lalu padahal kau baru saja shopping?! Maksudmu apa? Aku tidak mau dipermainkan orang pendek yang nggak jelas sepertimu!"

Semua protes kurang ajar yang terlontar dari bibirmu.. Aku merindukannya.

"Aku pesan cappuccino, kau pesan apa? Strawberry cake saja, mau?"

Aroma cappuccino yang melayang-layang di udara, dan aneka sensasi dari strawberry-cheese cake setiap kita datang ke kafe itu.. Nyamannya tempat duduk favorit kita di sudut kafe tersebut, bahkan masih tercap jelas di inderaku.

"Ser, jangan marah dong.. Aku 'kan hanya mau tahu kalau... Heh! Kenapa malah cuekin aku, sih!!"

Bujukanmu yang manja, bahkan yang menyebalkan sekalipun.. Aku tetap menyukainya. Aku suka. Tidak ada satu halpun yang tidak kusukai tentangmu, meskipun semua tentangmu lebih dominan negatif.

Ketika hari itu hujan, ketika hari itu gelap, ketika alam seakan berkabung.. Akan kita. Kau mengecup bibirku lembut, ketika air mata kepahitan berbaur jadi satu dengan asinnya tetesan hujan ke dunia.

Aku ingat.

Itu kali terakhirnya aku melihatmu.

Kecupan terakhir itu.. Tanpa hasrat.

Hanya semakin memperkuat kata perpisahan kita... yang katanya untuk selamanya.

"Sera.." saat itu, aku bahkan tidak ingin memandang wajahmu.. Karena aku yakin kita akan bertemu lagi, memandangmu pun tidak perlu. Aku hanya terus memelukmu, memeluk tubuh dingin itu di kolong langit yang basah karena sang mega menangis, tepat membasahi sebuah kalbu yang gersang dan tandus akibat kemarau panjang.

"Kumohon, ingatlah.. Bahwa satu-satunya orang yang memperlakukanmu tidak selayaknya seperti manusia itu hanya aku.. Ingat bahwa aku hanya seperti itu kepadamu.. Tidak ada yang lain, dulu, sekarang bahkan sampai nanti.." dan aku hanya terdiam. Kau ingin aku hanya mengingatmu saja.

Tanpa kau perintah juga aku tahu apa yang harus dan akan ku lakukan.

Bodoh.
 
"Aku akan terus memukulmu dalam pikiranku, kelak. Kau juga akan terus dingin kepadaku. Tidak ada yang harus berubah." Untuk pertama kalinya ia mengusap lembut wajahku, memandangku sendu, dan menyandarkan dahinya dengan milikku.

Memejamkan mata, hanya itulah yang mampu lakukan.

Dingin.

Aku tidak bisa merasakan tanganku, yang aku rasakan hanya kedinginan dan kebekuan yang bahkan menyeruak masuk ke pori-pori dan melumpuhkan tulang-tulangku.

Rasanya sakit.

"Aku harus pergi, jaga dirimu baik-baik."

Sakit sekali.

Kalau diizinkan untuk memohon, satu-satunya permohonan yang akan aku mohon hanyalah untuk mampu menghentikan waktu, dan memutar kembali jarum masa ke masa yang aku inginkan lagi.. Agar semua tetap sama, tidak ada yang harus berubah.

"Ser.. Kita harus pergi sekarang," Dira menepuk bahuku, mengusapnya pelan dan berhasil membuyarkan lamunanku. Daripada menjawab aku lebih tertarik untuk kembali termenung sambil sesekali bersenandung. Mungkin itu akan menjadi kegemaran baruku.

"Ser.. Upacara pemakamannya akan dimulai sebentar lagi.." timpalnya dengan nada lirih. Senandungku berhenti, pandanganku kembali ku layangkan pada satu titik. Aku tahu betul penampilanku saat ini bagaimana, Dira memandangiku dengan mata berair dan segera memelukku. Tangisannya pecah, namun aku sudah tidak kenal lagi dengan namanya air mata.

Aku tersenyum, bangkit dan melepaskan pelukan Dira. Sekilas kupandangi cermin, raga yang mati ada disana, dengan senyuman di wajah pasi dengan pakaian serba hitam. Mata gadis itu sembab. Entah penderitaan macam apa yang dialami batinnya.

Setelah meyakinkan Dira dan lebih tepatnya meyakinkan diri sendiri dengan setengah mati, akhirnya aku bernyali juga melangkahkan kakiku menuju tempat terakhirmu, aku tersenyum melihat potret ceriamu itu. Mungkinkah kau layangkan lagi senyuman itu untukku?
 
Kau dan aku, memiliki hubungan lebih dari batas khayal tanpa satu kata yang mengikat. Aku hanya temanmu, atau sahabatmu, atau sekedar partner untuk menindas satu sama lain, dan.. kita tidak pernah memiliki kesempatan untuk mengutarakan perasaan masing-masing sama sekali.

Kau dan aku, terikat oleh benang merah kehidupan bernamakan takdir.. Takdir yang tidak mengizinkan kita untuk jujur pada diri sendiri, meskipun kita sama-sama tahu dengan kebenaran dan kenyataan yang ada.

Semua, semua yang kita lalui masih terekam jelas di ingatanku. Seperti enggan untuk beranjak, lain hal dengan eksistensimu.

Aku akan merindukanmu.
 
Ketika hujan datang, aku tahu kau ada disini.. Memukulku di pikiranmu, dan aku akan tetap dingin padamu.. Dalam batas ruang khayal kita yang tidak terbatas.

P.S :: Heee...... hasil ketikan lama yang mungkin gue bikin pas SMP atau entah kapan dan di remake ulang sama gue, ternyata banyak yang bolong dan harus di tambal.. 
Dan gue nggak ngerti, kenapa hasrat gue untuk ngepublish cerita ini di blog itu JAUH lebih BESAR daripada ngerjain tugas kimia----yang baru bisa keisi 5 nomor dari hampir 40 soal--atau packing--no, packing itu merepotkan--? Yah begitulah, hidup gue ini serba random.. XD

Well, I'm glad to blogging again here!

Selasa, 24 Juli 2012

its so random k. nevermind.


" BE GRATEFUL FOR WHATEVER YOU HAVE NOW ! :D
TOSS AWAY THE ENVYNESS !
FIGHTING !!"
- my sticky notes -

lol i know this is silly but i love doing something silly for motivating myself
because i'm down and fall easily, and sadly i'm part of introvert people whenever i've problems and that make me crazier than usual lol
uhm.. hello, i wanna tell you that i love my class now
i'm that kind of ppl who is ignorant outside, so if someone bothering me i just dont give a damn for her/him.. but its not like that, everyone treat me like a swag kkk
nah , this is just where i'm starting ..
hope i've a happy journey till the end ! xoxo c:

Senin, 16 Juli 2012

Senior High Schooooooool

HALOOOOOOOOOOOOOOOOOH!!! Aaaah kangen ngeblog lagi, udah hampir seminggu lebih gak megang laptop gegara persiapan MOS, di-MOS dan buat pensi kelas 10. YEEEP! Gue udah kelas 10 dong sekarang, muahahahaha.
Waktu kemarin di MOS itu gue beneran hampir nangis, badan gue udah remuk banget rasanya dan mana kelompok gue kena hukuman mulu aaaaaaaaaak. Tapi lucunya gue gak ada gedek2 sama sekali sama senior2 yang nge-MOS gue.
Pas kemarin selesai MOS, mereka malah asik banget diajak ngobrol.. Anak2 di kelompok gue juga asik2, agak2 sedih juga pas tau kalo kelompok MOS itu bukan 1 kelas :|

Hari ini hari pertama gue pake putih abu, ehm ehm. Walaupun gue masuk siang dan pulang sore ntarnya (maklum aja sekolah gue kan SBI--sakola beurang isuk, nah siah), mesti harus semangat walaupun gak semangat wkwkwkwk.
Well, tahun ini gue sekolah di negeri.. Setelah pusing sama pilihan nyokap sama bokap yang nyuruh gue masuk negeri favorit kedua disini atau swasta impian gue.. Keputusan nyokap lah yang menang, gue yakin bokap gedek banget tuh. Maafkan aku ayahandaaaa, tapi aku tetap mencintaimu uuuuuu #pelukciummuahmuahmuaaaaah

Gue udah nyoba dong seragam putih abu nya, yah agak aneh gitu makenya, entah karena masih ngerasa asing karena pertama kali atau emang guenya yang aneh.. Well, gue yakin 3 tahun ke depan gak bakal sesantai 3 tahun gue ke belakang.
Diliat dari seragam aja udah beda banget.
Seragam SMP gue tuh..... Jauh dari kata rapi, walaupun katanya gue anak paling rapi di kelas 9 (enggg...)
Seragam putihnya aja bukan dimasukin tapi dilipet kedalem, roknya udah pendek sampe tiap gue bolak balik kantor guru pasti diceramahin masalah rok (ehmm, biasa orang tinggi nyehehehe), sepatu juga belang2 macem sendal jepit swallow ketuker (?)
Dan bayangkan sajaaaah gue sekarang harus pake rok panjang (yang bahkan panjangan roknya dibanding kaki gue... sobs), sepatu gaboleh ada putihnya sama sekali T^T, gaboleh bawa jam tangan TT^TT (ketauan kalo disekolah lebih demen meratiin jam tangan daripada guru), dan kabar buruknya gue masuk siang.... Hiksssssssss....... Dulu pas SMP gue masuk jam setengah 8 dan berangkat pun seenak jidat, telat juga gapeduli.. Nah gue yakin ni di SMA gue gabisa kaya gitu lagi....
KEMBALIKAN KEBEBASANKUUUUUUUUUUUUUUU~~~~~ (?) #cakaraspal

Kabar buruknya nyokap dan kakak2 gue sangat mendukung peraturan sekolah yang baru ini. PAPA MANA PAPA BANTU AKUUUUU, AKU DIJAHATIIIIN HIKS #bapaklojugagakpedulimel #hiks #nangis

Gue juga harus adaptasi sama manusia segitu banyak di sekolah gue .______.
Murid di kelas gue dulu masi bisa diitung sama itungan jari, dan kelas gue harus ditambah 4x lipat lebih dari jumlah temen2 gue di kelas 9.. Dan pertama gue tau hal ini gue pun pengen manjat pager rumah dan kabur ke alaska. #gakgitu

Tapi gue bahkan belom mulai, mungkin karena belum dicoba jadi gue gak suka.. Yaaaaaahh.. Coba dulu baru bisa nge-judge kan :D ya kalo sudut pandang gue gak bisa diubah ya wayahna weh nya.. Rek naon deui atuh ._.

Lasttttttt, fightiiiiiiiiiiiiiiiiing!!

*P.S : target di SMA tahun ini = nyari temen yang bisa masangin gue dasi setiap saat. *ketauan gabisa pake dasi*

Kamis, 05 Juli 2012

hari paling gajelas sedunia

Hai! Akhirnya setelah sekian lama gue kembali lagi ke 'rumah' usang tak terawat dan banyak nyamuk nya ini (?). Nggak juga sih, ternyata baru beberapa hari doang gue gak nge-update sesuatu di blog ini..
Pengennya sih, pengennya ya gue ngepost fanfic.. Pengeeen banget ngetik fanfic lagi, apa daya writer's block menggerogoti (?) ide gue setiap saat. Padahal plot udah kepikiran, cuma entah kenapa nggak bisa 'dikembangin' jadi sebuah fiksi.
Mungkin ditambah lagi karena cast, ya.. Walaupun pengen gue bukan tipe orang yang suka memasukkan diri sendiri ke dalam cerita yang gue tulis, kecuali kalo emang buat gila-gilaan....... Stop, kapan gue gak gila.

Btw, kemarin itu hari paling konyol yang pernah gue alami.. Well gak satu hari penuh itu emang asik sih, ada juga hal-hal yang bisa disebut jauh dari kata nyenengin. But its allright now XD

Kemarin itu orang-orang rumah semuanya udah pada berangkat beraktivitas, ada yang ke kampus ada yang kerja atau ada yang cuma guling-guling di atas lantai sambil nyetel lagu yang sama berulang kali...... Iya itu gue, yang aneh aneh pasti gue -_-
Sebelum orang-orang pada berangkat, gue ngomong gini ke Mama.

"Mama, mau burger gak?" tanya gue tiba-tiba.
Sedangkan Mama yang lagi sibuk entah ngapain menjawab tanpa ngelirik ke gue sedikitpun. "Mau, napa?"
"Beli yuk."
"Besok aja."
*insert background badai dan sfx petir* "KOK BESOK?!"
"Ya emang siapa yang mau beli sekarang! Mama sibuk!"
Gue udah tau kalo ngomong yang beginian ujung-ujungnya dibikin capek hati sama nyokap -_-"
"Yah si neng, perasaan baru kemarin di gading makan burger sebanyak-banyak. Ini dah mau burger lagi." kata kk gue, si terong. Gue buang muka, kenapa dia inget-inget mulu tiap gue makan banyak -__-
"Bodo, gue maunya sekarang!"
"Macem yang ngidam aja dah neng," kata Mama. Seketika gue sweatdrop =.=" apa salahku terlalu mencintai burgeeeeeeeeeeer?!
"Delivery aja, neng!" teriak kk gue yang satu lagi, Kak Indy entah dari penjuru rumah mana.
"Halah mahal di ongkos!" celetuk Mama.
YA KALI NI IBU-IBU PAN GUE YANG BAYAR GAAAAAAAAAAAAH!
Gue manyun. "Yaudah! Yaudah! GAK USAH! Gue ngambek!" dan gue pun kembali lagi dengan keautisan gue dengan handphone dan berguling-guling ria di lantai.
Macem gembel gapunya kasur.........

Jadi ceritanya gue ngambek. Mana pagi itu gue lagi sebel udah gitu gue terancam gabisa makan burger.. Jadilah mood gue berceceran.
Tapi tiba-tiba kk gue Ka Indy nge-bbm gue, ngajakin jalan, kebetulan dia pengen belanja juga.
"Neng, jadi gak?"
"Tersera"
Terus tiba-tiba dia keluar dari kamar dan nyuruh gue yang masih berguling-guling buat ganti baju.
Gue cuma pake shortpants, kaos dan kemeja jeans dengan sendal crocs. Oke gue emang fashion terrorist. 

Sesampainya di mal, gue langsung jalan ke KFC karena perut gue yang hampir saja binasa itu (?)
Antrian di barisan gue itu cuma dua orang sebenernya, tapi gak tau kenapa ngantri nya bisa sampe lama gitu, dan setelah gue ketahui orang yang lagi mesen itu kayaknya bawa rombongan keluarganya buat makan bersama di KFC, ya kali sampe berapa nampan gitu.. Gue sama kk gue kicep.
Kemudian di depan gue masih ada lagi 2 cewek, masih anak sekolahan keliatannya sih, gue gak tau mereka mesen apaan yang pasti lama banget.
Dan ketika gue liat pesenan mereka..
"Jadi mereka lama2 mesen cuma buat itu doang, neng?" tanya kk gue dengan muka please-deh-lo-kamseupay-banget-iuwh nunjuk2 3 soft ice cream mereka..
Gue speechless.. Ya sudahlah itu kan kehendak mereka (?)
Sekarang giliran gue mesen.. 
"Mas pesen..."
Iyuh iyuh iyuuuuuuuuuuh!
Anjrit ringtone sms kk gue....................
Pencitraan, gue senyum ke masnya sementara gue yakin si masnya denger itu tadi ringtone kk gue.
Koplak bener............

Waktu udah nyampe meja, gue kebingungan liat ada es krim di meja napa gak di makan sama kk gue. "Eh ini sundae nya nggak lo makan?"
"Emang gue pesen sundae?" kata dia.
"Lah bukannya tadi lu bilang mo makan sundae ya?"
"Kagak, itu mah pesenan elu dodol."
"Kapan gue mesen sundae?" tanya gue dengan muka pongo.
"Lu yang mesen, lu tadi bilang ke gue mau mesen ini semua. Ngomongnya aja cepet banget sampe gue pusing."
Gue diem, memutar otak.

"Gue mau burger terus sama oriental bento, terus gue mau es krim sundae. Lo mau apa?"

Oke, gue inget.
Jadi sambil nunggu bento dan burger dateng, gue ngobrol-ngobrol sama kk gue sambil makanin es krim nya.
Tiba-tiba..
Piip piip piip piiiiiiiiiiiiiiiiiiiip.....
Bom waktu bunyi -__-a notif hp gue lowbatt.

"Lah handphone lu lowbatt neng?" tanya kk gue sambil ngasih nunjuk handphone gue yang tergeletak begitu saja di meja. Gue ngangguk.
"Matiin aja padahal," gue ngangguk lagi. Dengan brutalnya gue matiin tu handphone, taro lagi di meja seakan2 itu handphone gopean.
"Eh iye celana gue kantongnya merakbal, nitip hape dong di dompet lu." kata gue, antisipasi daripada ni hape berceceran entaran.
Lalu gue langsung ambil dompet kk gue yang sebenernya tipis -__- dan masukin hape gue dengan paksa. Gak masuk.
"Woooy selo aje mbak, susah tu gue dapetin kudu jauh-jauh ke Bali!" kata dia yang mulai stres ngeliatin gue hampir ngerusak dompetnya. "Hadooh elu, daripada ngerusakin hape gue padesek-desek sama hape lu mendingan gue pegang hape gue."
Dan gue memasang tampang iuwh. Orang rumah gue tu demen2 banget punya hape banyak, herannya awet banget.
Gue dong.. punya henpon banyak ada yang ilang, ada yang rusak, ada yang ngebangke. #teruslobangga #terusgueharusbilangwawgitu #WAW

"Makanan mana ni ga dateng-dateng, abis duluan minum gue."
Pas kk gue ngomong gitu datanglah mas-mas KFC yang entah kenapa kali ini gada senyum-senyumnya. Gue dan kk akhirnya makan setelah gak makan 12 tahun. #yakali #kokmasiidup

Setelah makan, kita langsung jalan buat beli apaa gitu pernak pernik buat henpon kk gue. Tapi pas pertigaan (?) menuju lokasi tujuan (?) gue yang lagi megang gelas pepsi diserempet (?) sama orang.
Orangnya otomatis tanggannya kesenggol dong sama gelas gue yang basah karena es.
Dan lo tau muka dia gimana..
Dia ngeliatin tangannya dan sok ngibas tangannya dan MUKANYA NYEBELIN BANGET YA TUHAN.
"Woooy jalan liat-liat dong neng!" kata kk gue, sementara dia ngeloyor ke toilet.
"Iyuh!" kata gue. Dan kk gue langsung cengo, "anjrit lu iyuh2 kampungan banget malu2in!"
"Iyuh!" ulang gue lagi.
Kayaknya itu orang bener-bener kena apes ya, seharian itu mood gue lagi mood pengen ngebakar orang dan dia nyari gara-gara. Dan gue berharap yang terbaik buat dia supaya gue gak ketemu lagi sama dia..

Kita ke tempat tujuan dan kecewa berat karena barang inceran kita gak ada. Lalu gue sama kk gue dengan linglungnya jalan di mal.
"Terus kita ngapain dong..."
"Gue juga bingung mo ngapain.."

Terus kita lewat stand apa gitu, pernak-pernik macem gelang kayaknya. Dan gue ngeliatin yang ngejaga stand itu. Kayak kenal.
"Wah itu kan mbak2 nyebelin yang tadi nabrak gue, kak."
"Masa sih? Oh iya bener. Sepi stand nya."
"Gimana gak sepi yang ngeladenin aja dia, siapa yang mo beli senyum aja gak bisa." kata gue. Padahal gue masih jarak 3 kaki dari tempat si mbak2 itu duduk. Ditambah suara gue yang emang kayak toa.
"Kedengeran bego."
"Bodo amat."
Gue gak tau pokoknya hari itu gue lagi nafsu berantem ye -___-"

Tiba2 handphone kk gue bunyi, katanya dapet sms dari nyokap kalo nyokap juga mau burger.
"YAAAH NGANTRI LAGI DONG........."
Gapapa. Surga di telapak kaki emak. (?)

Jadi ceritanya gue kembali ngantri di barisan yang tadi gue antriin juga, dan pas mesennya ternyata yang ngeladenin itu mas2 yang tadi......... Dan dia ketawa...........
"Kok ngantri lagi mbak? Pesen apa?"
"Burger mas, tadi saya lupa.. Hehehehe.."
Dia ketawa lagi, gue cuma nunduk sambil keluarin duit dari dompet. "Ni mas, 11 ribu kan.."
Dan gue ngeluarin selembar cebanan dan dua buah gopean..
Mas nya ketawa lagi. "Ditunggu ya mbak."
"Oke mas." dan gue ke meja tempat kk gue nunggu.

"Udah?"
"Nunggu."
"Adoooh malesin banget." gerutu kk gue.
Sementara nunggu burger dateng gue nyalain hp ternyata ada pesan masuk, dan kita berdua pun sibuk sama urusan masing-masing dengan hp nya.
"Mbak pesen burger ya?" kata mas2 yang nganterin burger.
"Iya mas." kata gue sambil nerima burgernya.
Kk gue bingung ngeliatinnya, "gak pake plastik gitu?"
"OH IYA GUE LUPA KALO DIBUNGKUS!"
"Bego-___-"
"Yaudah minta langsung aja ke kasirnya.."

Jadilah kita ke kasir tempat ngantri tadi, yang ngeladenin masih si mas2 yang tadi.. And guess what.. Dia ketawa lagi...
Betapa bodohnya gue dan kk gue..
"Kenapa lagi mbak?"
"Minta plastik nya mas.."
"Jangan lupa lagi ya mbak.."
"Iya mas..."

Dan gue sama kk gue pun keluar dari sana dengan ekspresi yang tidak bisa di jelaskan..
"Eh neng, bantuin gue pilihin tas ya! Gue mo beli tas." kata kk gue dengan semangat 45 sambil narik gue ke toko tas.
"Yang mana menurut lu neng?"
Gue mikir. "Lu suka yang mana?"
"NGAPAIN GUE NANYA ELO KALO GUE TAU MAU MILIH YANG MANA, HAH!"
Gue diem.. Terus gue ngeliat 1 tas yang menarik perhatian gue #ecieh dari pertama liat. "Gue sih suka yang ini."
"Ini ya?"
"Tapi yang ini lucu,"gue nunjuk ke yang satu lagi, warnanya sih sama, cuma bentuknya beda. Yang gue liat pertama lebih ke anak muda gayanya, yang satu gak buat ibu2 juga tapi lucu.
"Kalo yang ini nggak ada sletingnya, yang itu ada." jelas si ibu singkat.
"WADOH. NGGAK ADA SLETINGNYA?" kk gue syok, norak. Gue pasang muka sok mikir. "Jangan deh kalo nggak ada sletingnya, tar kayak temen gue lagi kejadiannya."
"Kenapa temen lu?" tanya kk gue.
"Bb dia jatoh gegara tasnya kaga pake sleting."
"Wadoh, jangan dong. Lo gatau segimana susahnya gue malak ni hp?!" dia gak nyante.
"Ya makanya.. Eh tapi dia kan naek angkot, gue kan pake motor."
"Ya justru itu lebih parah, tar hp lu jatoh di tengah jalan terus kelindes sama mobil sama bus. Kan nyesek."
"...............neng lu kok jahat."
Gue nyengir.

Pada akhirnya kk gue beli tas yang gak ada sletingnya itu, dia gak mau percaya sama gue tentang handphone jatoh dari tas.. Yah emang bener napa percaya ama gue, percaya ama gue kan musyrik. Percaya itu harusnya sama Tuhan. Ckckckck #benerinkerah

Gue lagi sibuk sama hp dan kk gue lagi bayar tasnya, sementara pas kita lagi mau keluar ke parkiran ada dua  cewek cowok lagi jalan.
Gue gak tau napa ceritanya, mungkin si cowok lagi meleng dan naasnya disitu ada yang bersih-bersih.
Dia jalan, nabrak, dan hampir jatoh.
"Maap pak maap pak!"
Gue dan kk gue yang liat kejadian itu spontan ngakak. Dan ngakaknya itu parah, mereka masih di depan kita dan gue ketawa kayak orang gak pernah ketawa berapa tahun.
Yang bikin gue ketawa itu ekspresi mukanya pas minta maap ke si bapak2 itu.
Sialnya di parkiran motor mereka deket sama motor gue, daripada gue digebukin sama mereka gue nahan ngakak aja dlu agak jauh dari parkiran.
Pencitraan men, pencitraan.

Pas mau ke rumah.. Gue sama kk gue lupa nyokap ada nitip sesuatu selain burger juga.
"Doh gue males ke minimarketnya," kata kk gue yang nyetir. "Di warung deket rumah aja kaliyak."
"Yauda.."
Dan naasnya, dari semua warung yang kita tau dan buka di komplek perumahan itu, barang yang kita cari itu gak ada. Abis...
"Ni gegara males doang jadi ribet idup kita," kata kk gue sweatdrop, dan akhirnya kita ke minimarket yang deket rumah.
Pas jalan pulang mau ke rumah, ada anak kecil cewe bonceng dua naik motor. Masih SD kayaknya.. Tapi gue gak ngerti napa tu orang ngeliatin ke arah gue sama kk gue mulu.
Pada akhirnya pas dibelokan, dia gak liat ada motor lain lawan arah dan mereka hampir nabrak.
Mereka hampir nabrak dan gue berdua malah ngakak.
Anjir jahat banget gak sih XD

"Dah ah biarin aja dia jalan duluan tu, kasian." kata kk gue sambil nahan ngakak, dan dua anak itu jalan duluan gak tau kemana, dan setelah mereka bener-bener gak keliatan ama kita..
"HAHAHAHAHAHAHAHA ANJIR HAHAHAHAHAHA BEGO LU NAPA KETAWA HAHAHAHAHA"
Bener-bener pelampiasan kesel gue tuh hari itu, puas banget ketawa pwahahahahaha #plak

Mungkin itu yang gue dapet dari hari itu..
Entah berapa hari gue bete banget, dan kemarin pas jalan bete gue langsung ilang..
Mungkin karena gue terlalu 'lack' dan itu malah bikin gue nyesek sendiri.. Dan yang pasti waktu itu faktornya bukan faktor dari diri sendiri lah, ada partnernya yang bikin gue sukses betenya >_____> #dor
Tapi ternyata bahagia itu simpel.
Bahagia itu gak usah dicari, mereka ada, tapi kita yang nggak liat.
Free and express yourself, thats happiness for me. Hahaha, what's yours? ;)

xoxo.

Sabtu, 30 Juni 2012

cant find the name for this post o.O

Balik lagi nulis blog..
Malem ini hampir jam setengah 11 malem gue ngetik ini karena kebosenan, gak ada yang bisa diajak ngobrol.. yasudah.. i'm aloner ;A; gue ditinggalin sama semua huwaaaaaaaah........
Btw, akhir-akhir ini pikiran gue selalu berkutat sama hal-hal gak jelas yang berseliweran disekitar gue.. 
Perubahan.. Yep!
Banyak banget perubahan yang gue alami sampai detik ini..
Gue bahkan bingung kalau sekarang udah 2012, gue masih ga nyadar aja gitu.. Kayaknya masih kemarin gue sama temen masa kecil gue Dion masih maen berdua keluyuran di komplek.
Tapi ternyata itu udah 10 tahun yang lalu ya..
Gue sama dia juga udah gak pernah ngobrol lagi semenjak kita masing-masing sibuk sama sekolah dan kehidupan baru kita masing-masing.

Dulu kayaknya tinggi gue 1m juga gak ada.. tapi sekarang.. lumayan lah pake high heels dikit udah bisa sepantaran sama nyokap. Hahahaha -_-
Dulu gue gak tau jerawat itu eksis di dunia ini... Sampe sekarang gemes banget saking imut2 nya (?) - -a

Gue juga baru nyadar kalo gue sekarang udah mau masuk SMA lagi..
Dulu gue inget banget baru pindah ke pulau Jawa ini, gue masih digendong-gendong sama bokap dan ngintilin kakak-kakak gue kemana aja..
Seinget gue juga dulu gue masih mainan boneka, boneka apa aja pasti langsung gue sabetin dan gue kasih tunjuk bokap buat dibeliin.
Hingga akhirnya gue kelas 6 boneka-boneka gue itu gue telantarin dan sekarang berapa karung gitu dibuang entah kemana. Yeah.. pemborosan.

Walaupun sekarang gue gaktau kesambet apaan.. Hmm, notabene gue dulu waktu kelas 6 sampe kelas 8 gak peduli sama sekali, sama hal2 macem boneka, nail art, gadget, dress dan lain-lain..
Dulu cuma pake kaos, celana dan sendal jepit aja gue pede gitu ke mall..
Sekarang..
Gue gila rilakkuma, dan demen banget sama nail art.. Hahaha

Gue juga dulu koleksi kertas-kertas binder buat ditukerin ama temen2 gue..
Dan ketika gue inget lagi..
Gue kok useless banget sih ngabisin duit cuma buat kertas2 gak jelas dan itu gak gue isi sama tulisan gue sama sekali. Lagi, gak efisien.

Dulu jaman kakak2 gue pada sekolah, mereka tiap belajar pasti gue pantengin (?) dengan sok pinternya gue bacain text book / LKS mereka tanpa ada kata bosan.
Sekarang gue kalo liat textbook gue..
Idih amit2 .......
/disambit

Dulu juga pulsa gue diisiin ama bokap..
Sekarang.......
Mana ada yang mau beliin gue pulsa........

Dulu gue cengeng banget, dan kalo sekali maen ke luar rumah pasti balik2 nangis..
Semenjak itu gue lebih baik maen depan komputer daripada main sama temen2 diluar..
Semenjak itu juga gue jadi anak rumahan..
Sampe sekarang... /hening

Dulu maenan gue maenan karet, congklak, petak umpet, cingciripit (?)
Sekarang gue speechless sendiri liatin anak2 jaman sekarang maenannya iPad, BB dan gadget2 mahal yang bahkan gue yang udah 15 taon idup aja gapunya..... ckckckck

Dulu gue paling sebel sama cowo
Rese
Nyebelin
Ga mutu
/dikeroyok semua cowo/
Tapi kalo gue ga suka cowo sekarang justru itu yang serem, yegak? wkwkwk

Dulu gue demen maen tengah hari bolong panas2an sama adek gue..
Sekarang..
"Mel, jalan yuk.."
"Males, lo aja sono sendiri"
"IH!"

Gue kira gue masih kelas 7..
Di MOS kayak orang gila sama kakak2 kelas, dan kenalan sama temen2 gue.. Kelas 7 itu lucu.. Masih pada polos, mana ada namanya musuh-musuhan.. Eh ada deng yang waktu itu ada orang yang gue diemin sampe ada setahunan lebih, baru ngobrol lagi pas kelas 9 semester 2. XDD
Di kelas 7 juga gue tau maen point blank :p

Gue kira gue masih kelas 8..
Musuhan--walau gak bisa dibilang musuhan--sama temen sampe kelas 9, kenal deket sama 2 cowo sampe akhirnya gue memilih buat gapernah kenal mereka lagi..
Well, disitu gue baru ngerti..
Apa namanya persahabatan sama cinta.. Apa namanya ego dan sakit hati.
Gue gak mau ketemu sama cerita yang belibet kayak gitu lagi.. Itu semacem trauma.. bukan.. itu rasanya kayak lo lagi terbang di langit dan tiba2 sayap lo ilang. Secara paksa... Sama orang yang lo kenal deket..dan jatoh kebawah.. Sakit bangeeet. /curhat

Gue kira gue masih kelas 9...
Semenjak akhir kelas 8 gue milih buat ga mau deket sama cowo siapa-siapa lagi kecuali temen maen..
Fokus ujian fokus ujian, walaupun hampir tiap hari pulang telat gegara nongkrong di KFC..
Speak nya sih tugas kelompok sambil makan siang huahaha xD

Dan ga kerasa gue bentar lagi udah mau 16 tahun aja, pake baju putih abu dan nanti juga ga bakal kerasa kalo gue udah kuliah bahkan sampe kerja nanti.. Yang gue sadari bahwa semua ini adalah siklus kehidupan--yang macem roda. Ada saat lo keinjek dibawah dan ada saatnya lo berkuasa diatas. Semuanya ada waktunya bukan?

Time flies so fast, so i must do the chance as good as it possible. Kkk~
Another postingan gajelas without conclusion.. :D

Xoxo,
mell.




Rabu, 27 Juni 2012

Especially for You

Especially for youI wanna let you know what I was going throughAll the time we were apart I thought of youYou were in my heart, my love never changedI still feel the same
Especially for youI wanna tell you I was feeling that way tooAnd if dreams were wings, you knowI would have flown to you to be where you areNo matter how far and now that I’m next to you
No more dreaming about tomorrowForget the loneliness and the sorrowI’ve got to say it’s all because of you
And now were back together, togetherI wanna show you my heart is oh so trueAnd all the love I have is especially for you
Especially for youI wanna tell you, you mean all the world to meHow I’m certain that our love was meant to beYou changed my life, you showed me the wayAnd now I’m next to you
I’ve waited long enough to find youI wanna put all the hurt behind youAnd I wanna bring out the love inside you, oh, and
Now were back together, togetherI wanna show you my heart is oh so trueAnd all the love I have is especially for you
You were in my heart, my love never changedAnd now that I’m next to youNo more dreaming about tomorrowForget the loneliness and the sorrowI’ve got to say it’s all because of you

Another fluffy song from MYMP xD
I love this Philippine band so much, i love the vocal and their genre too.. And their songs really have deep meanings in each lyrics ~
Just wanna sing this song XD
This is the first song I heard from MYMP, still my favorite since first time I heard it ;)

Xoxo,
mell.

Sabtu, 23 Juni 2012

hmm..

keep it..
because i believe.
leave it..
this flower will dead.
i cant see..
but i can feel it.
its a fake world, everything seems so fake
and hanging myself..
but
i hangs on my faith.
they keep telling me to let it go..
i just cant help and still waiting.
you dont know..
its fragile inside.

"keep my feeling, because i am here trying to do the same." :')
this is one thing that u said, i always mind it whenever i'm down hehehe :'D

.....ada yang ngerti maksud dari tulisan random saya ini? Semoga nggak ada ya.. Saya gak punya diary makanya nulis di blog, ehe he he he.. maklum la kertas mahal gegara penebangan liar-_______-"
Mungkin saya random, saya labil or apalah itu.. dan saya gak bisa lihat kenyataan.. dan mungkin saya juga terlalu bodoh...? :( hehehe

i dont want u to read this one, hahahaha.

Kamis, 07 Juni 2012

Monster......... GRAWR

Helloooo.. Akhirnya gue dapet pencerahan buat ngisi blog ini hahahaha. Kali ini gue gak bakal nyeritain tentang orang utan yang lagi mojok, simpanse yang ngamuk ataupun Sandy Tumiwa yang maen di Cowboy Show di Safari.. Well, setelah berulang kali nginget kejadian itu gue merasa gue bener-bener bocah gak jelas juntrungannya -__-

Jadi, berhubung Bigbang kemarin-kemarin ini baru comeback lagi dengan "Monster", gue bakal bahas lagu itu dari lirik dan MV-nya yang bener-bener kontroversial yang lagi anget jadi bahan omongan gue sama anak-anak kalo lagi ngumpul.

So, this is english lyrics translation of "Monster"!


[TOP]
It’s been a while. Seems like you’re doing better since I’ve seen you last.
You got prettier too, though you always looked beautiful in my eyes
[GD]
But you seem a little different today; you seem unusually cold
The gaze you put on me is full of pity, in front of you, I look small
[TOP]
I act like it’s fine, I try to change the subject.
[GD]
I have a lot I want to ask, but you cut me off.
[TOP]
Your hair flows in the wind, and it hits me on my cheeks and leave.
[GD]
You turn around and leave just like that, would I look silly if I try to hold you back?

[Taeyang]
I cant think of anything to say, Trembling, you take two steps back.
Your words that you are afraid of me, You are the one that makes me crazy
[Daesung]
I love you, baby i’m not a monster
You know the old me, When the time passes, I will have to disappear, You’ll know then baby
[Taeyang]
I need you, baby i’m not a monster
You know me, It ends, but if you leave me like this, I will die
I’m not a monster.
[Seungri]
You say, let us be together forever no matter what happens.
You say, let us be together when we’re happy and when we’re sad.
You don’t (won’t) say that tomorrow..
I say, let’s love today as if it’s the last day.
[GD]
Yo, the world without you is like a capital punishment
The world doesn’t go correctly without you
Your existence has become an incurable illness for me
[TOP]
Everyone may look at me with judging eyes,
but what really hurts is the fact that you have become a part of that ‘everyone.
[Daesung]
I love you, baby i’m not a monster
You know the old me, When the time passes, I will have to disappear, You’ll know then baby
[Taeyang]
I need you, baby i’m not a monster
You know me, It ends, but if you leave me like this, I will die
I’m not a monster.
[Seungri]
Don’t go, Don’t go, Don’t go, Don’t leave me
Don’t do this, Don’t do this, Don’t do this, You don’t seem to be yourself
[Daesung]
Still far apart, With love still divided
[Seungri]
Don’t look for me, Don’t look for me, Don’t look for me, Don’t look for me
Last, last, last
[Taeyang]
Please remember the me that stood next to you
Please don’t ever forget me

[Daesung]
I love you, baby i’m not a monster
You know the old me, When the time passes, I will have to disappear, You’ll know then baby
[Taeyang]
I need you, baby i’m not a monster
You know me, It ends, but if you leave me like this, I will die.
I’m not a monster.
[GD]
I think I’m sick, I think I’m sick.
I think I’m sick, I think I’m sick.


* credit to : http://michelia94.wordpress.com *

Jadi, pas pertama kali gue denger lagu ini, gue langsung keinget another ngenes song from Bigbang like Lies and Haru Haru. Udah gitu openingnya sama-sama rapnya GD n TOP kan.
Mulai dari intro gue udah suka banget sama lagu ini, beneran deh. Padahal gue kaga tau artinya apaan.
Dan akhirnya gue nanya om gugel dan dapatlah translate-an lagu ini seperti lirik di atas.

Ekspresi gue pas baca liriknya..
At first i was like, "omg lagunya sedih banget ya.." then turns to "HAHAHAHA YOU SO NGENES!" *siapin tameng dari timpukan para VIP*

"You got prettier too, though you always looked beautiful in my eyes"
Line TOP yang ini entah kenapa kerasa sedih banget. Feelnya kalo TOP suka banget sama cewe itu kerasa banget (?)



"The gaze you put on me is full of pity, in front of you, I look small"
Line GD yang ini bikin gue berpikir.. Se-perfect apa sih emangnya cewek itu sampe harus bertingkah macem gitu. OH GD TINGGALKAN SAJA DIA DAN JADI PACARKU UOOOOO




"You say, let us be together forever no matter what happens.
You say, let us be together when we’re happy and when we’re sad.
You don’t (won’t) say that tomorrow..
I say, let’s love today as if it’s the last day."

Cewenya PHP ya...

"Your existence has become an incurable illness for me"
Sounds so sweet yet hurts too. :'(


"Everyone may look at me with judging eyes,
but what really hurts is the fact that you have become a part of that ‘everyone."
I'm sorry dearest Choi Seunghyun, but..
INI NGENES BANGET. HAHAHAHAHAHAHAHA /ditampol bolak balik/

Oke, untuk lirik segitu aja yang bener-bener berkesan buat gue u.u
Tapi overall lagu Bigbang yang kayak gini tuh yang bener-bener bikin gue suka sama Bigbang. 
Gue udah nunggu lagu kayak gini dari Bigbang dari jaman Tell Me Goodbye btw -__-"

Nah, berhubung liriknya selesai mari kita bahas MV-nya!



Opening-nya itu sebuah lapangan yang kayaknya abis kena (atau lagi kena) serangan misil dari US kali ya, kayak fire rain gitu plus efek-efek gempa yang berbayang gitu (?)
Terus masuk deh intronya musik piano gitu, gue kira bakal ada TOP ngerap sambil maen piano tapi ternyata kaga (ya kali ngerap sambil maen piano pegimana). #patutdicatetsiapataukeluardiujiannasional


Kemudian muncullah TOP dengan mantel cokelatnya di balik kabel-kabel itu... HE'S SO FREAKIN HANDSOME OKAY. THIS IS THE FIRST TIME I LIKE HIM THAT MUCH! KYAAAA TABI TABI TABI PUDING TELETABIII~~ /keliling pake skuternya Po/


Tapi seketika gue sweatdrop di tempat ketika GD muncul dengan rambut jamurnya...........
GD please, lu ganteng, lu imut, tapi kenapa style lu selalu bikin gue stres.....
KEMBALIKAN GD JAMAN BEAUTIFUL HANGOVER WOYYY /kebanyakan protes /dirajam
But, i admit that red haired GD is so hawwwwttt x3


Dan kemudian muncullah Mickey Mouse gagal kita............ No comment.

Yang bagian reff-nya itu Daesung! Dia kece banget serius deh, mana piercing di idungnya itu gede banget, macem lagi panjang-panjangan belalai sama gajah (?)
Dan gue sama temen gue sepakat kalo body Daesung itu sexy. HIHIHIHI.


Scene yang mereka nendang-nendangin patung itu juga kece.
Gue suka deh sama bajunya GD, dia kayak cosplay jadi Cloud Strife versi jamur gitu.. Bisa lah jadi G Strife, gue jadi Tifa nya deh.. *gakmelgakgitu*


Part-nya si Panda kesayangan gue 8D
Gue jadi inget obrolan gue sama temen gue yang lagi ngerumpiin Seungri..
"Eh lu tau gak Seungri ngehapus twitternya gegara apa?" tanya gue, temen gue menggeleng. "Gegara dia gak tahan sama mention dia isinya inggris doang, GAH."
"..................ANJIR BANGET MAKNAE EDAN HAHAHAHAHA."
Dan setelah berhenti ngakak dia nanya ke gue.
"Mel lu liat Seungri di Monster gak?"
"Liat, ngapa?"
"Rambutnya kayak burung onta tau gak.."
".....BURUNG ONTA HAHAHAHAHA. GUE LIATNYA MALAH KAYAK PENTOL KOREK."
"..............PENTOL KOREK HAHAHAHAHAHA."
Sabar ya, Ri..


Terus bagian GD ngerap di lapangan yang abis kena serangan US itu (abaikan), terus disambung sama rap nya TOP yang mukanya mendadak item setengah, terus TOP entah kenapa bisa nyangsang di puncak gunung es gitu.
LU ABIS NAEK SUKHOI APA PEGIMANA OY BISA NYANGSANG DISONO! OAO


Terus scene Taeyang lagi joget-joget di lapangan sambil nyanyi gitu.. Entah kenapa gue ngeliatnya kayak liat Mickey Mouse abis diputusin sama Minnie terus mabok dan dia joget-joget frustasi gegara putus gitu.
Jangan protes, gue itu Mickey-Minnie shipper dari kecil.


But but but, gue baru nyadar kalo mereka semua pake contact lens yang sama tipenya.. K they're very hawt with that look yet scary too..... Lupa ye mereka Monster.


NAH ENDINGNYA GUE GAK NGARTI.


Napa awalnya dari lapangan perang gitu tiba-tiba selese-selese GD keluar dari pintu dan itu isinya salju doang (macem pintu kemana saja gitu kayaknya, gue gak ngarti deh) DDX

Errr....
Sekian rambling gak jelas saya tentang kelima monster kece ini ~______~
Bigbang hwaiting! 8D
*pergi jauh-jauh sebelum dirajam VIPs*

Xoxo,

mell.


Selasa, 05 Juni 2012

Thank You

As people come to your life, they must be out from your life too..

Although they only come just a moment in your life..

They're so precious because they must've been taught you something in your life..

With this, i wanna tell y'all something..

Thank you.

Thank you for being there with me, thank you for being my friends, thank you for loving me, thank you for caring to me, thank you for understand me, thank you because without y'all i'm going to be aloner..

Thank you.

Thank you for teaching me how to survive in this mean world, thank you for taught me how to love, thank you for cheer me up whenever i'm down, thank you for being patient with my selfishness and childishness, thank you for always make me smile, thank you for smile with my garing jokes, thank you not being upset when i'm teasing you, thank you for make me cry because your existence, thank you for everything guys.

I love you...

Maybe i just can't show it but i want y'all to know that my heart is truee <3

* But no matter where we will go far apart as our own path, we'll be back again one day <3 *

Xoxo,
mell.

Minggu, 13 Mei 2012

Photograph ~

Phoenix?




Rainbow

A Spotlight
Nothing is sweeter than the togetherness we share - J.Co
Butterfly
It's always been you ...


I'm not that into photography.. I dont use SLR nor DSLR for taken these photos.
But I like it how a photo can keep a moment for forever.
Keeping the memories, that's why photo exist.
Because time always move forward, we can't go back to the past.

Xoxo,
mell.

Kamis, 05 April 2012

Untitled II



“Menurutmu apa itu cinta?”
“Cinta itu.. 99% kesedihan dan 1% kebahagiaan.”

Ketika dua tokoh yang tersesat di jalan yang tak berujung, berdialog akan balada cinta mereka yang tak berbayang.
.
.
‘Mungkin untuk saat ini semuanya memang belum terbayang apapun..’

Hyuna menghentikan goresan pensilnya, mata bulatnya tampak berputar seolah-olah mencari sesuatu di langit-langit kamarnya. Berusaha menemukan serangkaian kata yang tepat untuk melanjutkan goresannya.
‘Atau mungkin memang kita yang belum bisa melihat semuanya..’

Ia berhenti lagi, memandang satu objek lurus di hadapannya. Tersenyum tipis seolah-olah disana ada orang yang juga tersenyum untuknya.

‘Tapi untukku.. Semua itu sama saja.’
.
.
‘Kalau kau memintaku untuk menjawab semua pertanyaanmu yang berbuntut sama saja dengan sebuah poin pasaran tersebut, kau tahu aku tidak akan menjawabnya..’

Junhyung memberikan jeda pada aktivitasnya, sekedar membetulkan letak kacamatanya ke tempat yang benar dan kembali menulis di atas kertas kosong yang sejak tadi menyita perhatiannya.

‘Tanpa harus kau tanya pun seharusnya kau sudah menyadarinya. Perasaan ini bukan hanya sekedar rasa suka atau cinta yang biasa. Walaupun aku tidak pernah bilang bahwa aku mencintaimu. Benar bukan?’

Keheningan terusik dengan suara gesekan pena dan kertas yang saling beradu. Tek.

‘Apakah untukmu selama ini hanya permainan belaka?’
.
.
Gadis berambut hitam panjang itu termangu sambil mengetukkan pensil ke bibirnya, luka dan kekecewaan yang mendalam tersirat di sorot matanya yang redup.

‘Suatu kesalahan terbesar untukmu kalau kau mengira aku meragukanmu. Kalau memang hubungan ini hanya berlandaskan keraguan.. Untuk apa kita bertahan sampai.. paling tidak bukan sampai sekarang.’

Helaan nafas panjang keluar dari bibirnya, pikirannya sibuk menjelajahi ruang dan waktu dengan bebas. Tanpa peduli akan apapun yang mungkin saja menginterupsi.

‘Apakah kau tahu apa yang kulalui selama aku bersamamu, hm?’
.
.
‘Apa kau bahagia denganku?’

Junhyung membaca ulang untuk kesekian kalinya empat kata yang baru saja ia tulis.
Kata-kata yang selama ini merupakan kalimat tanya yang paling ingin ia tanyakan pada kekasihnya—dulu. Kata-kata yang selama ini menghantui dirinya selama bersama dengan dia.

‘Kalau kau jawab iya, aku tidak pernah merasa begitu.’
.
.
‘Sampai kapanpun aku tidak akan pernah menjawab kalau aku bahagia denganmu.’

Hyuna menyimak ulang goresannya, kemudian melanjutkannya lagi.

‘Jujur, aku tidak pernah merasakan apa itu bahagia. Semenjak mengenalmu, yang aku tahu hanyalah kesedihan. Dari awal bertemu, dari awal perkenalan, dari awal menjalin hubungan.. Bahkan sampai ke akhirnya.. Tidak pernah. Mencintaimu.. Mengenalmu.. Memilikimu.. Tidak lain hanyalah luka.’

Hyuna hendak mengambil sebuah penghapus di sisi kanannya, hampir saja ia menghapus habis tulisan tangannya. Tapi ia meletakkan kembali penghapus tersebut.
Kapan lagi bisa jujur kepadanya? Kepada diri sendiri.

‘Kau tidak tahu apa yang sudah aku lalui selama ini... Kau tidak akan pernah tahu.’

Hyuna menghela nafas panjang.

‘Tapi kau adalah kesalahanku yang paling indah, aku tidak pernah menyesal.’
.
.
‘Apa yang membuatmu bersedih? Apa yang selama ini membuatmu gundah? Kenapa kau tidak pernah menceritakan apapun kepadaku? Aku ini siapa sebenarnya?’

Junhyung menyandarkan kepalanya di puncak sandaran kursi, memandang langit-langit kamarnya yang hanya diterangi oleh cahaya lampu kecil di mejanya.
.
.
‘Kamu.’

Gadis itu tersenyum bersamaan dengan pandangannya tertuju pada bingkai foto yang sejak tadi menjadi perhatiannya.

‘Tapi.. Karena semua itu adalah kamu. Kau. Maka aku tidak apa-apa.’
.
.
‘Sekali kau pernah bertanya padaku, apa itu cinta? Aku jawab cinta itu adalah sebuah buku. Kau hendak bertanya kenapa, tetapi aku balik bertanya padamu. Apa itu cinta?’

Junhyung mengepalkan buku-buku tangannya.

‘Kau bilang.. Cinta itu 99% kesedihan dan 1% kebahagiaan. Karena aku kah?’
.
.
‘Dulu kau pernah tidak menghubungiku cukup lama karena jawabanku atas pertanyaanmu waktu itu. Cinta itu 99% kesedihan dan 1% kebahagiaan. Kau bahkan tidak menanyakan alasannya kenapa aku menjawab seperti itu.’

Batang pensil itu tiba-tiba saja terlepas dari genggaman Hyuna.

‘99% kesedihan tidak akan berarti kalau sudah bertemu dengan kebahagiaan. 99% kesedihan dan 1% kebahagiaan yang bergabung akan saling melengkapi dan menjadi 100%.. Yang membuatku bisa sedih dan bahagia—walaupun aku tidak yakin bisa disebut bahagia—alasan dari semua itu hanya kau. Jadi cinta adalah 100% kamu. Gombal kah? Haha..’

Hyuna menenggelamkan wajahnya di kedua lututnya.

‘Tapi kau tidak pernah menjawab pertanyaanku. Aku tidak akan kembali.’
.
.
‘Kalau masih bisa, aku ingin menjawab pertanyaanmu itu.. Walau aku tidak yakin kau masih mau mendengarkannya.’

Junhyung mendesah karena jenuh, ia meraih iPod yang berada di dekatnya dan segera menyetel sebuah lagu.

‘Cinta itu seperti buku. Kalau kau membaca kembali buku yang sudah pernah kau baca, kau juga tahu akhir ceritanya akan tetap sama. Tapi kalau kau mencari dan membaca buku yang lain, kau belum tentu tahu apakah ceritanya akan indah ataukah sedih di akhirnya. Dan aku tahu kalau itu kau, kau tidak akan memilih untuk membaca semua koleksi novel lamamu yang segudang itu. Meskipun sekali-kali kau akan membukanya dan kembali terperangkap dalam cerita buku tersebut. Tapi kau tidak akan terjebak sampai ke akhir ceritanya.’

Junhyung memandang semua hasil tulisannya dengan pandangannya yang berangsur-angsur memburam, matanya terasa panas.
Lagu yang acak terpilih, entah kenapa bisa sangat cocok dengan keadaannya sekarang. Menghancurkan pertahanan egonya selama ini.

‘Setelah kau pergi.. Aku masih bertanya-tanya, apakah kau juga terluka seperti aku?’
.
.
Hyuna menyeka sudut matanya yang sembab dan berair, tangannya bergetar hebat ketika menggenggam kembali pensilnya.

‘Yang membuatku sakit bukanlah ketika aku kehilanganmu..’

Tes.
Tes.


‘Tapi karena kau hanya diam dan tidak mencoba untuk mempertahankan aku..’
.
.
‘Mungkin semua ini hanya sekedar salah paham..’


‘Atau mungkin paham kita yang berbeda..’


‘Kau pergi.’


‘Ya..’


‘Tidak.. Bisakah kau tetap berada di sisiku?’


‘...’


‘Aku mencintaimu.’


‘Bisakah kau tunjukkan itu kepadaku?’


Note:
Gue gatau gue kesambet apaan sampe bikin beginian ohok ohok ohok! Ini ide mendadak muncul kebetulan pas gue lagi agak senggang setelah ujian praktek.. Jadi sempet-sempetin aja diketik daripada idenya ngilang, walaupun gue tau ini abstrak banget.
YAK! Masalah couplenya jangan protes karena gue bener-bener gatau mau bikin cast nya siapa aja. Yang kebayang di pikiran gue cuma Changmin-IU (gue ga rela makanya ga gue bikin), Dujun-G.Na (secinta apapun gue ama Jina unni, Dujun cuma punya gue), dan Junhyung-Hyuna (nah ini kenapa kaga jadian aja..)
So, dengan rada rada bimbang gue bikin pake pair Junhyung-Hyuna. Semenjak gue ga terima kalo Hara yang jadi calon kakak ipar gue #plak
So this is it.
Bahasa yang super duper kaco, minim deskripsi, dan gak modal. Dialog terakhir itu tau dong dari lagu In Heaven -__-
Versi Dujun-Mell nya nyusul kok, muahahahaha #plaked
Adios!

*btw Untitled I nya itu gue post di AO3 dengan pair ChangToria! Fufufu
Here you go! Untitled I*
Domo